Wednesday, June 23, 2010

Apakah Anda Atasan / Bos Yang Baik?


“Pimpinan atau atasan yang baik adalah yang bisa membawa kemajuan pada bidang kerjanya” mungkin jika anda adalah big bos atau bosnya para atasan, anda bisa jadi akan setuju dengan statemen tersebut.

Tapi tunggu dulu!!!!!!!!!!!!!!!!!

Kemajuan seperti apa???????

Profit??, Kedisiplinan, ??, ??
Banyak atasan yang bangga dengan profit yang didatangkannya, tapi tak seorangpun bawahannya yang bangga terhadap prestasi tersebut. Bahkan ada yang malu, heran, geleng2…..

Banyak pula atasan yang bengga dengan ajaran kedisiplinannya. Tapi tidak sedikitpun bawahannya yang merasa suka. Bukan karena batasan-batasan pada peraturannya tapi justru karena ketidak loyalan terhadap peraturan yang dibuat.
Sebagai contoh:
Ada seorang pimpinan yang merasa kharismatik, dia begitu bangga dengan profit dan kedisiplinan yang dibuatnya. Tapi justru hat tersebut membuatnya buta. Kenapa bisa begitu???
Dia buat peraturan mengenai penggunaan fasilitas kantor, tapi sering sopir kantor berkeluh kesah karena harus mengantar atasan untuk urusan pribadi dengan mobil kantor. Pak sopir berkeluh kesah karena harus membuat laporan setiap kali mobil digunakan, dia heran karena bagian keuangan selalu bertanya ‘bensinnya kok boros?’ seolah-olah sopir tersebut adalah sumber pemborosan bensin.
Dia buat laporan profit yang membanggakan, tapi ada bagian keuangan yang harus menanggung malu karena adanya pemotongan sepihak terhadap biaya atas penggunaan jasa yang sangat tidak realistis. Dia bilang “kok upah jasanya segitu besar??? jangan serahin dulu! dipotong dulu!!”

Ada pula atasan yang merasa supel, ramah, care terhadap bawahan, Tapi ketika bawahan akan menikah/hamil/mengundurkan diri dimasa kontrak, diambilnya peraturan yang memberatkan bawahan tadi. Dia bilang “ini untuk pelajaran bagi yang lain” “kamu bayar denda 2 kali gaji”,=====>>”tambahan profit”.
Pernah ada karyawan TETAP yang berkilah, “tapi sayakan sudah karyawan tetap, saya sudah sepuluh tahun mengabdi”
dengan entengnya dia jawab “ya harusnya kamu kasih tahu sebulan sebelumnya!!”

Jika anda berfikiran seperti contoh diatas, maka anda bukanlah atasan yang baik, tapi justru anda adalah KARYAWAN level BAWAH, anda bukan atasan, anda adalah 100% bawahan sejati.

Lalu seperti apakah atasan yang baik :

1. Berorientasi pada terselesaikannya tugas.
2. Selalu memastikan tugas dari bawahan selesai dengan baik, entah membawa profit atau tidak, sebab profit/ rugi tergantung strategi yang disusun. kalau strateginya bagus,,pasti akan ada profit jika sudah pada waktunya.
3. Tegas dan disiplin dengan tetap menghormati bawahan, siapapun dia. Tidak usah
mempedulikan apakah anda akan dihormati oleh bawahan anda. karena itu sudah pasti. Percaya tidak percaya disini akan ada “hukum sebab akibat”
4. Profesional terhadap peraturan kerja, anda dituntut “profesional”, anda bukanlah petugas pengawas perturan
5. Sebagai pimpinan anda tidak boleh “licik”
6. Berbahagia ketika bawahan selesai menyelasikan tugas.
7. Anda boleh merasa susah hanya ketika bawahan anda GAGAL dalam tugas,
8. Biarkan bawahan anda santai jika tidak tugas, jangan membuat tugas konyol dan tak berguna yang akan membuat anda tampak konyol. Selalu ingat dengan tugas masing2 bawahan, jangan sampai salah!
9. Pandai bernegosiasi dengan karyawan / atasan dari bagian yang lain
10. Pelindung sejati bagi bawahan, bukan berarti anda harus sok menjadi pahlawan
11. Penasehat sejati bagi bawahan, bukan berarti anda lebih pintar dari bawahan anda. dan anda harus sadar bahwa bawahan anda lebih pandai dalam tugasnya dibandingkan anda. untuk itu anda harus menghormatinya.
12. Jangan pernah befikir diluar sana banyak profesional muda yang masih pengangguran dan anda setiap saat bisa memanggilnya untuk menggantikan salah satu bawahan anda.Ingat anda tidak lebih pintar.

Jangan marah jika anda tidak masuk dalam kriterian atasan yang baik, tapi segeralah bertindak. Perbaiki diri anda. Ingat!! tolok ukur anda sebagai atasan adalah bawahan anda. Jangan sakiti bawahan anda, karena begitu jam kantor selesai anda adalah sama dengan mereka, bahkan mungkin anda ada dibawah mereka. Karena anda “tidak lebih hebat dari mereka semua”.

Job Indonesia , Indonesia Job



Bookmark and Share

No comments:

Post a Comment