Wednesday, June 23, 2010

3 Skandal yang Bisa Terjadi di Tempat kerja


Skandal kerja, entah itu asmara atau keuangan, adalah kesalahan yang dilakukan secara sadar, dan jika terbongkar akan mengancam integritas pelaku serta perusahaan.

Namun, ketika seseorang terlibat skandal, apa yang harus dilakukan untuk memulihkan nama baik? Berikut 3 jenis skandal yang mungkin terjadi di tempat kerja, dan solusinya.

1. Perselingkuhan di kantor

Apa yang harus dilakukan bila Anda memiliki affair dengan seorang rekan sekantor yang telah menikah? Parahnya, hubungan ini membuat Anda hamil di luar nikah.

Solusi: Jika pria yang sekaligus rekan kerja Anda mau bertanggung jawab dan menceraikan istrinya demi Anda, tentu masalah yang perlu Anda khawatirkan hanya masalah kantor. Tapi, jika si dia tak mau bertanggung jawab, itu berarti Anda harus berjuang sendiri.

Langkah pertama yang harus Anda lakukan di kantor adalah meminta teman yang bisa Anda percaya menjadi ‘juru bicara’Anda di lingkungan kantor. Mengapa? Karena ketika seseorang sedang dalam masalah yang menghebohkan, sulit baginya untuk mempertahankan kredibilitas diri sendiri di mata orang lain.

Selain itu, yang terlibat skandal asmara di kantor memang lebih baik diam dan tidak banyak berkomentar. Pasalnya, belum tentu respon yang diterima selalu bernada positif dan empatik. Setelah itu, bicarakan masalah ini pada atasan, dan meminta support juga tindakan tepat. Dalam hal ini, peran atasan mutlak diperlukan.

2. Kecerobohan rugikan uang perusahaan ratusan juta rupiah.

Bisakah Anda memulihkan nama baik dan bekerja seperti biasa?

Solusi: Tampaknya, Anda memang harus menanggung risiko dari kecerobohan sendiri. Mengakui kesalahan dan berani menanggung akibatnya itu bisa menjadi cara untuk menaikkan kredibilitasnya yang jatuh.

Satu hal penting bila sedang menghadapi kasus seperti ini adalah jangan membuat dosa-dosa baru. Lebih baik, mengakui kesalahan, dan mencari tahu apa yang bisa dilakukan sebagai langkah berikutnya. Orang sukses adalah mereka yang bisa ‘bounce back’ ketika menghadapi masalah dan konflik. Namun, jika peraturan perusahaan mengharuskan mundur, terimalah kenyataan dengan lapang dada.

3. Kepergok mencatut laporan keuangan (korupsi)

Apa yang harus dilakukan? Perlukah bertahan, atau lebih baik mengundurkan diri?

Solusi: Banyak perusahaan tidak dapat mentolerir bila terjadi penyelewengan dana atau perbuatan yang melanggar aturan perusahaan seperti ini. Biasanya, karyawan yang melakukan perbuatan tersebut, tanpa pertimbangan apapun bisa langsung dipecat.

Jika Anda tidak di-PHK, pekerjaan paling utama adalah membangun kembali kepercayaan, yang tentu saja membutuhkan waktu cukup lama untuk melakukannya. Yang diperlukan dalam situasi ini adalah solusi untuk segera dapat menuntaskan masalah dan segera dapat kembali fokus menjalani hidup dan menekuni pekerjaan dalam lingkungan yang kondusif.


Jo Vacancy , Indonesia Job



Bookmark and Share


No comments:

Post a Comment